Assalamu'alaikum wr.wb\
Sahabat-sahabatku para pembaca..
Saat ini kita telah tiba di bulan yang penuh rahmat dan ampunan-Nya.
Bulan yang selalu ditunggu-tunggu oleh kita umat Islam karena di Bulan ini Allah memberi pahala yang berlipat dibanding hari biasa..
Bagi sahabat-sahabatku para pembaca, khususnya yang masih remaja biasanya bulan Ramadhan disibukkan dengan kegiatan di masjid seperti menyiapkan takjil untuk jamaah, menata tikar untuk shalat tarawih, menyiapkan zaburan atau snack setelah sholat tarawih, tadarus, dan lain sebagainya. Namun tidak semua remaja yang beragama Islam tertarik atau ikutserta dalam kegiatan semacam itu.
Sahabatku sekalian..
Alangkah baiknya bila kita sebagai umat muslim menyambut gembira datangnya bulan suci Ramadhan dengan memperbanyak amal serta mengabdikan diri pada masyarakat.
Sudah saatnya bagi para generasi muda membangun ukhuwah atau ikatan antar umat muslim seperti bekerjasama menjadi panitia ramadhan di masjid. Meskipun kita tidak diberi imbalan materi namun bila ikhlas menjalankannya insya Allah kita akan mendapat balasan yang paling mulia yakni ridho dari Allah SWT..
Sahabatku sekalian..
Saya ingin bercerita tentang keadaan remaja di kampung tempat tinggal saya..
Pergaulan remaja di kampung tempat tinggal saya cukup memprihatinkan.. Banyak terjadi pergaulan bebas yang pada akhirnya membuat hal yang tidak diinginkan seperti hamil di luar nikah.. Nau'dzubillah min dzalik..
Alhamdulillah, Allah masih melindungi saya sehingga tidak terjerumus ke jalan yang di murkai Allah. Ini justru membuat saya bersemangat untuk merubah keadaan lingkungan saya.. Saya selalu berdoa,"Ya Allah mudahkan langkah hambaMu"..
Ramadhan tahun lalu.. di kampung tempat tinggal; saya hanya beberapa remaja saja yang mau tadarus bersama. Namun pada Ramadhan tahun ini Allah memberikan hidayahNya melebihi tahun lalu. Tahun ini yang ikut tadarus banyak sekali sampai belasan orang biasanya hanya bisa dihitung jari.. Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Alhamdulillah..
Puji syukur tak henti saya ucapkan kehadirat Allah SWT,merinding hati saya pada malam itu..
Ya Allah terimakasih.. menyadarkan teman-teman hambaMu ini..
Hamba hanya bisa berusaha mengajak namun tanpa hidayah dan kehendakMu mungkin ini juga akan menjadi percuma.
Ramadhan tahun ini ,menjadi lebih bewarna.. Ini baru kejutan yang diberikan Allah sampai Ramadhan hari ke-5, saya yakin Allah pasti akan memberi kejutan lain di hari selanjutnya..dan semoga Ramadhan di tahun selanjutnya juga lebih indah.. Terimakasih Ya Allah.. HambaMu sangat menyayangimu.. :)
Sahabatku sekalian..\
Tetap semangat ya.. ^_^ Apapun cobaan yang Allah berikan saat kita berada di medan dakwah hadapi lah dengan berserah diri pad-Nya semoga Allah memudahkan langkah kita.. Aamiiin ya rabbal 'alamin..
Selasa, 01 Juli 2014
Ramadhan Beribu Hikmah
Diposting oleh Unknown di 18.34 0 komentar
Label: Tulisanku
Jumat, 14 Maret 2014
Jeles No Way!
Assalamu'alaikum sahabat-sahabatku para pembaca..
Malem ini terasa begitu besar nikmat yang diberikan Allah.. :)
Semula aku merasa amat sangat sedih dan ada sebuah rasa cemburu di hatiku terhadap sosok hamba Allah yang lain namun ku sadari semua itu ada pada porsinya..
Allah tahu apa yang aku butuhkan dan apa yang aku inginkan. Semua itu Allah berikan untukku dengan percuma..
Aku menyadari aku hanyalah seorang insan yang penuh dengan salah dan dosa dengan hati yang rapuh. Meski aku terus mencoba untuk memperbaiki diri rasanya menjadi menyesakkan saat melihat diriku terlihat lebih buruk dari orang lain. Tapi aku percaya di dunia ini masih banyak orang yang bisa menerima segala kekurangan dan kelebihanku.. Ada keluargaku yang selalu di sampingku, ada sahabat-sahabatku, dan juga teman-temanku..
Well, ngomongin masalah sahabat.. Aku baru aja buka e-mail dan membaca inboxku dua tahun yang lalu.. Haha ternyata lucu juga.. Masa di mana aku bener-bener terbuka sama sahabatku itu.. dan masa di mana aku bener-bener ngrasa deket sama dia.. Tapi sampai sekarang kami masih tetep deket kok, meski kita jarang kontak. Aku sengaja benernya agak menjauh.. Sebenarnya nggak bisa dibilang menjauh juga tapi in fact.. yeah like that.. Aku sebenarnya cuma ingin menjaganya dari jauh.. Menjaga agar dia tetap bersinar dan menjadi orang yang aku kagumi.. Haduuh.. aku pengen bilang sesuatu tapi malu.. dia pasti baca tulisanku juga.. ga bilang juga takut dia salah paham..
Pada intinya ini kembali pada janji yang kubuat sendiri untuk tetap menjaganya.. Menjaga dari apa itu? di situlah intinya.. yang jelas hanya aku, Allah, hatiku yang tahu..
Astaghfirullahal 'adzim.. Semoga tulisan ini tidak membuat orang lain berprasangka dan bila memang menyakitkan seseorang mohon dimaafkan.. Jikalau engkau wahai sahabatku tahu apa yang selama ini aku jaga untukmu mungkin kau pasti lega..
Okey.. sahabat-sahabatku para pembaca back to topic.. Bagi siapapun yang saat ini merasa dirinya tidak lebih baik dari orang lain.. Syukurilah.. Allah masih memberimu nafas untukmu hidup dan menyembahnya :)
Sebenernya merasa lebih hebat dari orang lain juga nggak baik coz bisa membawa kalian pada rasa takabur bisa-bisa lupa sama Allah.. Na'udzubillah min dzalik..Hiiiy.. jangan sampai ya,guys.. Ayo para kader dakwah jangan lupa pada tugas kita ya.. Oke? :D
Semangat Fastabiqul Khairat!
Allahu Akbar!
Wassalamu'alaikum wr.wb
Diposting oleh Unknown di 10.58 0 komentar
Label: Tulisanku
Sabtu, 08 Maret 2014
Apakah Indonesia Mayoritas Muslim?
Diposting oleh Unknown di 10.01 0 komentar
Label: Tulisanku
Jumat, 07 Maret 2014
Dakwah is My Life
Diposting oleh Unknown di 09.00 0 komentar
Label: Tulisanku
Selasa, 28 Januari 2014
Kado yang Menangis
Aku sempat berpikir itu hanya kesalahpahaman lagi seperti beberapa hari yang lalu jadi aku memutuskan untuk melanjutkan sedikit lagi baru pergi ke rumah sakit. Tapi tak lama abiku menelpon lagi.
Diposting oleh Unknown di 02.45 0 komentar
Label: Cerpenku
Rabu, 04 Desember 2013
Rabu, 4 Desember 2013 10:27:04 WIB
Dilihat : 526 kali
Diposting oleh Unknown di 22.57 0 komentar
Minggu, 29 September 2013
Penjaga Hati
Puisi ini adalah persembahan khusus untuk seseorang yang tak mungkin aku sebut namanya. Ada yang pernah mengatakan semakin sering kita bilang bahwa kita mencintai orang tersebut bisa jadi cinta itu diragukan. Karena cinta bukan untuk diumbar tetapi akan lebih baik bila dirasakan oleh hati. Aku tahu cinta ini bisa saja berbahaya karena bisa saja menjatuhkanku ke lembah kemaksiatan. Ya Allah.. ridho kah Engkau dengan cinta yang kau hadirkan di hati hambamu ini? Cinta ini memang fitrah karena hamba adalah insan biasa namun rasa gelisah saat memikirkan dirinya bisa membuat iman bergoyah.. Ya Allah.. ampuni hambamu ini yang terlalu terjerat nafsu dunia.Izinkan air mata ini mengalir terus dalam tiap sujud dan doaku.. kumohon Ya Allah.. jagalah hatinya untukku seorang.. dengan begitu untuk saat ini aku serahkan semua padaMu..
Penjaga Hati
Karya : Anisa Nurul Islamadina
Jangan biarkan hati merasa selainnya
pabila memang kurasa sosoknya terbias
tapi itu harus tak menjadi lebih jauh
cukup berfikir tentang suatu pasti
Andai ia tak terlalu jauh
mungkin hati kan sedikit tenang
Tanpa ada rasa gundah dan gelisah merugi
Wahai penjaga hati.. Kumohon jangan lekas engkau memudar
bersama dengan angin malam yang dingin
Wahai penjaga hati..
Kumohon jangan lekas kau hilang besama rapuhnya perasanku
Wahai penjaga hati..
Kumohon nantikanlah selalu diriku
meski kadang aku tak menantimu
Wahai penjaga hati..
Kumohon lindungi hatiku..
dengan segenap ketulusan cintamu
Wahai penjaga hati..
Sinarilah aku di saat gelap
Agar diriku tak tersesat pada hati yang lain
Wahai penjaga hati..
Teduhkanlah jiwaku..
Agar cintaku tetap satu hanya padamu
Diposting oleh Unknown di 06.23 0 komentar
Label: Puisi Modern